Risma Minta OPD dan Masyarakat Bergerak Cegah Stunting
Kesehatan SABTU, 21 DESEMBER 2019 , 14:10:00 WIB | LAPORAN: ARIF TJAHJONO
RMOLJatim. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan komitmennya dalam pencegahan anak kerdil (Stunting). Upaya itu ditunjukkan melalui penyelenggaraan kegiatan komitmen bersama percepatan pencegahan anak kerdil di Balai Pemuda.
Di awal acara, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Surabaya, bersama instansi dan organisasi lainnya, diantaranya Kementerian Agama, Persi Provinsi Jawa Timur dan Surabaya, BPOM, IDI kota Surabaya, Ikatan Bidan Indonesia kota Surabaya, Persagi Kota Surabaya, dan Forum Kota Sehat TPPKK Kota Surabaya. Mereka melakukan penandatanganan komitmen bersama untuk percepatan pencegahan anak kerdil (Stunting).
Pelaksanaan komitmen dan percepatan pencegahan stunting dihadiri sekitar 1.200 peserta, meliputi Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) Pusat dan Jatim, Perwakilan Perguruan Tinggi, Pimpinan rumah sakit, 900 kader, undangan, kepala puskesmas, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Paguyuban Pos PAUD terpadu, serta perwakilan Dampingan Program 1.000 HPK.
Kerja keras mencegah anak stunting ini penting dilakukan karena mempengaruhi kecerdasan anak.
"Biasanya, kalau gizinya kurang, kecerdasannya juga kurang. Bagaimana mungkin kita bisa bersaing kalau kecerdasan kurang,â ujar Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dikutip Kantor Berita RMOLJatim dalam sambutannya, Jumat (20/12).
Komentar Pembaca
Dinkes Bersama Jumantik Getol Sosialisasikan Was ...
JUM'AT, 17 JANUARI 2020
BFI Serukan Hidup Sehat Pada Masyarakat
SELASA, 24 DESEMBER 2019
Tahun 2019, Kasus Stunting Di Surabaya Turun Ser ...
SABTU, 21 DESEMBER 2019
Buntut Penolakan Pasien Balita, Warga Bawean Kec ...
SABTU, 21 DESEMBER 2019
BPJS Kesehatan Kirim SMS Ingatkan Iuran Naik Mul ...
SABTU, 14 DESEMBER 2019
Dokter Dini Ingatkan Pentingnya ASI
SENIN, 09 DESEMBER 2019





